Tanaman yang dikenal dengan nama
pucuk merah atau dalam bahasa latinnya bernama
Syzigium oleina merupakan tanaman yang berciri khas memiliki daun yang berwarna
merah dan
hijau.
Daun tumbuh rapat antara satu daun dengan daun lainnya. Tekstur daun
halus dengan panjang daun berkisar 5 cm dan permukaan daun yang
mengkilap. Saat daun masih pucuk dan muda, daun akan berwarna merah.
Kemudian warna daun akan berubah menjadi hijau saat daun semakin tua. Inilah alasan tanaman ini dikenal dengan nama
pucuk merah.
Tanaman ini akan selalu menghasilkan dua warna karena daun muda yang
berwarna merah akan bermunculan sehingga warna tanaman menjadi
hijau merah.
Besarnya tanaman dapat membuat rumah Anda
terlihat sejuk. Kerimbunan dan keunikan warna daun tanaman Pucuk Merah
menjadikannya dipilih sebagai penghias rumah dan taman.
Untuk memperoleh tanaman pucuk merah, Anda dapat menemukannya pada
penjual tanaman di pinggir jalan, terlebih saat ini tanaman dengan daun 2
warna ini sedang menjadi favorit. Harganya tidak terlalu mahal,
berkisar Rp 7.500,- hingga Rp 30.000,- (daerah Ngadiluwih-Kediri) untuk tanaman dengan tinggi 20
cm - 50 cm. Sebagai media tanamnya, Anda dapat mengkombinasikan antara
tanah merah dengan pupuk kandang dengan perbandingan yang sama.
Perawatan Pucuk Merah
Jika Anda
menginginkan tanaman ini tumbuh maksimal, pucuk merah sebaiknya tidak
ditanam di pot, mengingat tanaman ini dapat menjadi besar. Lakukan
pemangkasan daun 1 bulan sekali agar bentuk tanaman tetap rapi.
Pemotesan terhadap daun-daun yang sudah tua dapat dilakukan 2 minggu
sekali. Tujuannya adalah agar muncul pucuk-pucuk daun baru yang berwarna
merah sehingga tanaman terlihat seimbang antara warna merah dan hijau.
Daun yang sudah tua dipotes mulai dari pangkal ruas yang menempel pada
cabang pohon, agar daun baru dapat tumbuh dari pangkal tersebut.
Agar
tetap terlihat rapi dan indah, sebaiknya dilakukan pemangkasan secara
teratur. Anda juga dapat memangkas tanaman in menjadi bentuk-bentuk yang
unik. Bentuk tajuk lingkaran atau dibentuk kerucut menyerupai pohon
cemara sering ditemui dan dapat dicoba pada tanaman Anda.
Merawat
pucuk merah juga mencakup melindunginya dari berbagai penyakit dan
hama. Salah satu pengganggu tanaman ini adalah ulat coklat. Untuk
membasminya, Anda dapat menggunakan suprasit. Jangan lupa untuk memberi
pupuk tanaman agar tanaman dapat tumbuh sehat. Berikan pupuk N-P-K
seimbang. Lakukan pemupukan setiap dua bulan. Jangan lupa lakukan
penyiraman setiap hari.
Pucuk merah merupakan tanaman yang
membutuhkan banyak sinar matahari. Agar dapat terus bertunas sehingga
menghasilkan daun berwarna merah, tempatkan tanaman ini di lokasi yang
banyak terkena sinar matahari. Kini, si
pucuk merah siap menghiasi taman Anda dengan daun
hijau merahnya.
thanks to http://kumpulan.info/rumah/tips-rumah/44-tips/338-pucuk-merah.html#perawatan